Notional posisi
Jumlah kontrak (koin)
Harga likuidasi
Jarak ke liq
Maintenance margin
PnL reversal 1%
Kerugian maksimum
📖 Panduan penggunaan + rumus + kesalahpahaman umum

Cara memakai tool ini

Jebakan paling sering dialami pemula adalah menyamakan "kelipatan leverage" dengan "risiko sebenarnya". 10x leverage tidak berarti Anda untung atau rugi 10x — itu hanya memperbesar rasio notional posisi terhadap modal. Yang menentukan seberapa cepat Anda terlikuidasi adalah jarak persen antara harga entry ke harga likuidasi. Tool ini membuka angka itu apa adanya: yang Anda lihat bukan "10x", tapi "kalau BTC turun 9,6% modal Anda nol".

Contoh konkret: modal 1.000 USDT (sekitar Rp 16 juta), leverage 10x, entry BTC 60.000 untuk long. Notional 10.000, jumlah sekitar 0,1667 BTC. Pada asumsi MMR (margin maintenance) 0,4%, harga likuidasi sekitar 54.240 — selisih 9,6% dari entry. BTC drawdown sekali 9% sudah cukup menghabiskan modal Anda. Realita ini jauh lebih jujur daripada hanya "10x leverage".

Coba ubah ke 25x dengan modal sama. Harga likuidasi naik ke sekitar 57.600, sisa jarak hanya 4%. Ini alasan kami menulis angka tersebut di bagian paling terlihat dalam rencana trading: bukan leverage, tapi jarak likuidasi.

Rumus di baliknya

Notional N = Modal M × Leverage L
Jumlah Q = N / Harga entry P

Harga likuidasi long  = P × (1 − 1/L + MMR)
Harga likuidasi short = P × (1 + 1/L − MMR)

Jarak ke liq (long) = (P − liq) / P
PnL reversal 1% = ±0,01 × N
Maksimum loss isolated = M (cross = seluruh ekuitas akun)

MMR di OKX berubah mengikuti tier posisi. Untuk koin utama seperti BTC/ETH dengan posisi kecil, MMR sekitar 0,4%. Untuk altcoin atau posisi besar, MMR jauh lebih tinggi. Rumus harga likuidasi di atas mengabaikan akumulasi funding rate, fee likuidasi (sekitar 0,05% di OKX), dan slippage — pemicu sebenarnya biasanya lebih awal dari nilai teoretis.

Kesalahpahaman umum

"Isolated maksimal hilang modal, jadi tanpa risiko." Salah. Saat likuidasi tertrigger di likuiditas tipis atau flash crash, harga eksekusi sebenarnya bisa jauh lebih buruk dari harga likuidasi teoretis. Anda tidak hanya kehilangan modal, tapi bisa masuk skenario defisit (bankruptcy) — platform memakai insurance pool untuk menutupnya, tapi modal Anda sudah hangus.

"Cross lebih aman karena margin pendukungnya lebih banyak." Benar bahwa harga likuidasi di mode cross lebih jauh, tapi saat trigger benar-benar terjadi, yang hilang adalah seluruh akun, bukan satu posisi. Pilihan isolated vs cross adalah trade-off "ukuran kerugian" dan "probabilitas kerugian", bukan kelas mana yang lebih unggul mutlak.

"125x leverage disediakan OKX, berarti platform menganggapnya wajar." Platform menyediakan 125x sebagai alat, bukan rekomendasi. Volatilitas BTC per jam sering melebihi 0,5%; pada 125x, reversal 0,8% sudah likuidasi. Long-run expectancy strategi seperti itu negatif — kecuali Anda hanya hold sangat singkat.

Setelah hitung, verifikasi langsung di OKX.

OKX adalah salah satu platform dengan OI perpetual BTC/ETH terbesar yang ramah pengguna berbahasa Indonesia. Daftar dengan kode referral OK6512 berpotensi mendapat diskon biaya trading*.

Daftar OKX (OK6512)

*Diskon mengikuti kebijakan Affiliate OKX yang aktual. Situs ini bukan OKX resmi. OKX bukan exchange terdaftar Bappebti.