- Setor dana
Setor fiat atau USDT on-chain ke akun funding. Setoran on-chain pertama biasanya butuh 10-15 menit untuk konfirmasi.
- Transfer internal
Pindahkan dana dari akun funding ke akun trading (perp / derivatif). Gratis dan instan. Tanpa transfer = tidak bisa order.
- Pilih kontrak
Mulai dengan BTC-USDT-SWAP / ETH-USDT-SWAP. Cek depth dan funding rate dulu sebelum tentukan arah.
- Pasang order
Isolated margin + leverage 3-5x sebagai default aman. Market atau limit sama-sama bisa — yang penting pasang stop di layar yang sama.
- Monitor
Pantau jam settlement funding, harga likuidasi, dan PnL belum direalisasi. Sebelum hold semalam, cek arah funding apakah bayar atau terima.
- Tarik dana
Tutup posisi → transfer balik ke funding → withdraw on-chain ke wallet sendiri atau jual lewat fiat. Verifikasi alamat withdraw dua kali.
1. Step 1: Registrasi akun OKX + 2FA
Buka halaman registrasi OKX. Anda bisa memakai email atau nomor handphone Indonesia. Kami sarankan email karena lebih portable kalau ganti nomor.
Password: minimum 8 karakter, harus mengandung huruf besar, kecil, dan angka. Jangan pakai password yang sama dengan exchange/exchange lain.
Setelah verifikasi email, langsung set up 2FA. OKX mendukung Google Authenticator dan SMS. Wajib pakai Google Authenticator — SMS lebih rentan SIM swap. Simpan QR code recovery di tempat aman (cetak atau simpan di password manager).
Kalau Anda daftar lewat link rujukan dengan kode OK6512, akun otomatis terhubung ke program Affiliate. Keringanan biaya akan aktif setelah deposit pertama* — rasio mengikuti kebijakan platform.
2. Step 2: KYC level 1 (cukup untuk volume retail)
OKX punya 3 level KYC. Untuk trader retail Indonesia, level 1 cukup:
- Level 1: nama + tanggal lahir + nomor identitas. Limit deposit $100k/hari, withdrawal $100k/hari.
- Level 2: foto KTP + selfie. Limit naik signifikan.
- Level 3: address verification (utility bill, dll). Untuk volume institusi.
Untuk KTP Indonesia, masukkan nomor NIK 16 digit. OKX menerima KTP, paspor, dan SIM. Foto harus jelas, semua sudut terlihat. Verifikasi biasanya selesai dalam 30 menit – 24 jam.
Penting: alamat yang Anda input harus konsisten dengan dokumen. Kalau di KTP "Jl. Sudirman No. 1, Jakarta", jangan input "Jakarta" saja.
Catatan kepatuhan: OKX bukan exchange terdaftar Bappebti. Mengakses OKX dari Indonesia berarti memakai layanan crypto luar negeri. Anda menanggung sendiri risiko terkait kepatuhan regulasi lokal — silakan konsultasi sumber resmi di bappebti.go.id untuk informasi terbaru tentang exchange yang sudah terdaftar di Indonesia.
3. Step 3: Deposit USDT — Indodax/Tokocrypto sebagai jembatan
OKX tidak menerima deposit IDR langsung (tidak ada bank Indonesia yang terhubung). Jalur termurah dari Indonesia:
Jalur 1 — Lewat exchange lokal (paling umum):
- Transfer IDR ke Indodax/Tokocrypto/Pintu via bank lokal (BCA/Mandiri/BRI, fee ~Rp 0 – Rp 6.500).
- Beli USDT di exchange lokal (spread Indodax/Tokocrypto biasanya 0,5–1% dari rate pasar).
- Withdraw USDT ke alamat OKX Anda via TRC20 (Tron). Fee withdraw Indodax ~$1, Tokocrypto ~$0,8.
- Tiba di OKX dalam 1–10 menit (konfirmasi block Tron cepat).
Jalur 2 — P2P (lebih murah, lebih ribet): OKX punya marketplace P2P dengan IDR. Anda transfer rupiah ke seller, dapat USDT. Spread bisa 0,2–0,5% dari rate. Risiko: dispute kalau seller tidak release. Cocok untuk volume besar.
Penting: selalu pakai chain TRC20 untuk USDT. Jangan ERC20 (Ethereum), fee gas $5–$30. Jangan SOL (Solana) kecuali Anda yakin OKX dan exchange lokal Anda sama-sama mendukung — sering miskonfigurasi.
Saat copy address OKX, double check 3 karakter pertama dan 3 karakter terakhir di kedua sisi. Address USDT TRC20 dimulai dengan "T" dan panjang 34 karakter.
4. Step 4: Aktivasi derivatives account
OKX punya beberapa "akun" terpisah di dalam satu UID:
- Funding account: tempat USDT masuk setelah deposit. Tidak bisa trading di sini.
- Trading (spot) account: untuk spot trading BTC/ETH/dll.
- Derivatives account: untuk perpetual, futures, options.
- Earn/Save account: untuk staking dan lending.
Setelah deposit, USDT ada di funding. Anda harus transfer ke derivatives untuk trading perpetual.
Cara: di menu top-right "Assets" → "Transfer" → from "Funding" → to "Derivatives" → pilih USDT → jumlah. Transfer instan, tidak ada fee internal.
Sebelum trading perpetual pertama kali, OKX akan menampilkan disclaimer risiko dan minta Anda lewat quiz 5 pertanyaan tentang leverage, likuidasi, dan margin. Jawab dengan jujur — ini bukan tes ujian, tapi sistem proteksi konsumen. Kalau Anda menjawab terlalu cepat atau salah semua, OKX mungkin batasi leverage maksimum Anda.
Setelah baca, verifikasi sendiri di OKX.
OKX termasuk platform dengan open interest perpetual BTC/ETH terbesar yang ramah pengguna Asia. Daftar lewat kode OK6512 mendapat keringanan biaya*.
*Rasio keringanan aktual mengikuti kebijakan Affiliate OKX. Situs ini independen, tidak menerima password akun. OKX bukan exchange terdaftar Bappebti — periksa regulasi sebelum trading.
5. Step 5: Set leverage + mode margin (isolated dulu!)
Sebelum klik buka order, set tiga parameter ini:
Leverage: kotak di kiri atas chart trading. Default 1x. Naikkan ke 3x–5x untuk pemula, 10x untuk yang sudah berpengalaman. Jangan langsung 50x atau 100x — kami sudah jelaskan di artikel matematika leverage kenapa.
Mode margin: dropdown di sebelah leverage. Default isolated. Jangan ganti ke cross di order pertama. Isolated melindungi saldo lain Anda.
Mode posisi: "one-way" (satu arah) vs "long-short" (hedging). Default one-way: di tiap simbol Anda hanya bisa long ATAU short, tidak keduanya bersamaan. Long-short mode lebih advanced — untuk strategi hedging. Pemula tetap di one-way.
Verifikasi setting Anda di kartu posisi sebelum order: leverage benar, mode benar, simbol benar. Jangan terburu-buru.
6. Step 6: Eksekusi order pertama (limit lebih aman)
Untuk order pertama, gunakan limit order, bukan market. Alasan:
- Kontrol harga entry — Anda tahu persis harga yang dibayar.
- Maker rebate — fee 0,02% bukan 0,05%.
- Tidak ada slippage surprise — yang sering bikin trader pemula bertanya "kenapa saya entry di harga lebih jelek dari yang saya lihat?".
Cara: pilih "Limit" di panel order. Input price (sedikit di bawah harga sekarang untuk long, sedikit di atas untuk short). Input size (notional USDT atau jumlah kontrak). Verifikasi "estimated liq price" — kalau angka ini terlalu dekat dengan harga sekarang, kurangi leverage atau size.
Saran size order pertama: 50–100 USDT notional dengan leverage 3x. Margin allocated 17–33 USDT. Kerugian maksimum (kalau likuidasi penuh) 17–33 USDT. Bukan angka untuk hidup atau mati.
Klik "Buy/Long" atau "Sell/Short" tombol. Konfirmasi dialog muncul — baca dengan tenang sebelum konfirmasi.
7. Step 7: Monitor posisi + tutup posisi
Setelah order terisi, posisi muncul di "Positions" tab. Kolom yang harus Anda monitor:
- Entry Price: harga rata-rata posisi Anda.
- Mark Price: harga referensi yang dipakai untuk hitung PnL dan likuidasi (biasanya rata-rata harga spot beberapa exchange).
- Liq Price: harga likuidasi Anda. Pantau jangan terlalu dekat dengan mark price.
- Unrealized PnL: profit/rugi belum direalisasi. Akan berubah real-time.
- Margin Ratio: indikator kesehatan posisi. Hijau < 50%, kuning 50–80%, merah 80%+ (mendekati likuidasi).
Untuk tutup posisi: klik "Close" di sebelah posisi. Pilih "Close at Market" (cepat, dengan slippage) atau "Close at Limit" (kontrol harga, tunggu terisi). Atau set TP/SL (take-profit/stop-loss) saat buka, otomatis tutup di harga target.
TP/SL: kami sangat sarankan set SL setiap order. Lihat artikel stop-loss untuk menentukan jarak optimal.
8. Step 8: Withdrawal + post-trade housekeeping
Setelah PnL realisasi, USDT ada di derivatives account. Untuk withdraw:
- Transfer dari derivatives → funding (lewat menu transfer internal).
- Di funding, klik "Withdraw" → pilih USDT → chain TRC20 → masukkan alamat tujuan.
- Alamat tujuan: kalau ke Indodax/Tokocrypto, pakai alamat deposit USDT TRC20 mereka. Whitelist address dulu untuk keamanan.
- Konfirmasi 2FA → withdraw diproses dalam 5–30 menit.
Setelah USDT masuk Indodax/Tokocrypto, jual ke IDR, kirim ke bank lokal. Total perjalanan OKX → bank Indonesia: 30 menit – 2 jam.
Post-trade housekeeping (yang sering dilewati pemula):
- Cek "Order History" dan "Transaction History" — pastikan tidak ada anomali.
- Catat trade di spreadsheet pribadi (entry, exit, size, PnL, alasan). Setelah 30 trade, lihat pola kemenangan dan kekalahan Anda.
- Set notification untuk margin call (di menu setting) supaya Anda mendapat email kalau posisi berisiko likuidasi.
Selamat. Setelah Step 1–8 selesai, Anda sudah punya alur lengkap perpetual OKX dalam memori otot. Lanjut ke 5 Kesalahan Paling Sering Pemula Perpetual untuk menghindari jebakan yang bahkan trader berpengalaman masih kena.